Bisnis, Jasa, Kontraktor

Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman merupakan masjid terbesar yang ada di Pontianak dan masjid yang pertama berdiri di Provinsi Kalimantan Barat. Masjid ini sama dengan Istana Kadriah yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Pontianak letaknya tepat di Kampung Dalam Bugis.

Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman beserta Istana Kadriah adalah asal mula berdirinya Kota Pontianak tahun 1771. Masjid ini pada awalnya sebuah mushollah. Menurut cerita lama, masjid ini mulai dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Syarif Usman yang merupakan sultan ketiga Kesultanan Pontianak. Untuk peletakan batu pertama pondasi bangunan masjid dilaksanakan tahun 1821.

Penjelasan mengenai hal itu bisa dilihat dari huruf Arab yang ada di atas mimbar masjid. Disitu ditulis bahwa masjid ini dibangun Sultan Syarif Usman tahun 1237 Hijriah. Namun, sampai bentuk yang terlihat saat ini, masjid mengalami berbagai penyempurnaan yang dilaksanakan oleh para sultan selanjutnya. Pemberian nama Masjid Jami Sultan Abdurrahman merupakan penghormatan terhadap pendiri Kota Pontianak yaitu Sultan Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadrie, yang merupakan sultan pertama Kesultanan Pontianak. Masjid ini juga jadi saksi dari sejarah berbagai proses perubahan yang ada di Kota Pontianak

Bentuk dari bangunan masjid banyak memperoleh pengaruh dari aristektur Jawa, Timur Tengah, Melayu, serta Eropa. Hal ini tampak dari bentu atap undak seperti tajug pada arsitektur Jawa dengan mahkota khas Eropa pada bagian ujungnya. Pengaruh Eropa lain terlihat pada pintu beserta jendela masjid yang lumayan besar. Adapun ciri dari Timur Tengah tampak pada mimbar yang bentuknya kubah.

Bentuk rumah panggung diterapkan dalam bangunan masjid yang merupakan gaya bangunan Melayu. Lantai dari masjid diberi jarak kurang lebih satu setengah meter dari permukaan tanah. Dengan begitu, meskipun letaknya berada di atas Sungai Kapuas, masjid ini tidak pernah terdampak banjir. Kini bagian kolong dari masjid sudah dicor semen untuk mencegah amblas mengingat struktur tanah yang bergerak dan sebagiannya lagi tanah gambut.

Material konstruksi dominan dengan kayu belian. Kayu ini tampak pada pagar, lantai, tembok, menara, beduk yang berukuran besar yang ada di serambi masjid, serta enam tiang utama sebagai penyangga dari ruangan masjid yang usianya lebih dari 170 tahun. Masjid tertua ini berdiri dengan kokoh serta tidak mengubah tampilan lamanya demi untuk mempertahankan sisi sejarahnya.

*Untuk informasi mengenai Pemesanan Kubah Masjid serta Konsultasi di Kontraktor Kubah Masjid:

CV.SINAR SURYA ABADI

• Telepon: 031-7871416

• Handphone dan Whatsapp: 081235648084/082264308124

• Alamat : Jalan Ki Suryo jati selatan Rt.24 Rw.08 Kedungturi Taman Sidoarjo – Jawa Timur 61257

• Buka Setiap Hari Pukul 08.00 – 17.00

• atau Kunjungi di https://kubah-surya.com

Dapatkan harga penawaran kubah masjid terbaik dari kami dengan harga termurah serta berkualitas dengan disertai surat jaminan garansi di setiap produknya.

Kami juga bersedia survey kubah masjid di dalam kota, luar kota,maupun luar pulau dengan secara gratis.